Pahami Siklus Serta Peraturan Properti

Pahami Siklus Serta Peraturan Properti – dalam dunia properti seseorang tidak sekadar bisa di tuntut menjualkan dan memasarkan properti saja, ketika saat memilih sebagai agen properti. Akan tetapi, dalam dunia properti dia juga harus paham beragam hal tentang seluk beluk properti itu sendiri.

baca juga: Hukum Bunga dan Bekerja di Bank dalam Islam

Harus paham juga broker tentang mengapa orang lebih memilih investasi properti, bagaimana dengan siklus properti lima tahunan dan lain-lainya.

Ir. Eddie Muljawan Soetedjo menuturkan semua hal itu dalam bukunya yang berjudul The King of property : 36 Secrets of Powerful Closing. Ia juga mengulas sejumlah tips dan kisah sebagai agen properti dalam menjalankan profesinya.

Dalam properti dapat memberikan capital gain, return of investment dan juga rental yield oleh karena itu memilih investasi properti. Ketika ia membeli hunian, dapat juga di sewakan oleh investor sehingga ia memperoleh rental yield.

Untuk harga hunian akan naik dalam beberapa tahun ini. Boleh jadi ketika membeli, ia mengeluarkan uang Rp500 juta. Dalam 5 tahun ketika saat menjualnya, ia dapat menjualkan dengan harga Rp600 juta bahkan bisa lebih mungkin.

Mengenai dalam dunia properti siklus lima tahunan ini juga di paparkan oleh Eddie. Kepada penjual maupun pembeli, agen properti juga harus memahami agar dapat memberikan saran yang terbaik.

Harga properti cenderung dapat turun karena seperti faktor harga komoditas yang turun, kebijakan uang yang di perketat serta berhentinya aktivitas usaha di daerah tersebut.

baca juga: Menabung Maupun Investasi? Semuanya harus dimiliki Kamu Lho

Sedangkan, ada kiranya harga properti itu dapat naik jika banyak hal yang bisa terjadi karena kebalikannya seperti harga komoditas yang naik, kebijakan uang yang di perlonggar, letak lokasi yang strategis dan berada di kawasan padat penduduk.

Selain itu, mengenal sunrise dan sunset juga ada dalam siklus properti. Sunrise yaitu area properti yang mempunyai karakter seperti kawasan yang sedang berkembang dan kawasan baru, kawasan tua yang tetap stabil serta kawasan yang baru diperbaiki dan modern.

Sementara untuk kawasan sunset memiliki karakter seperti kawasan yang menurun dan tua, kawasan renovasi namun lambat atau kawasan tua yang sehabis di perbaiki serta kawasan yang tidak ada rencana gambaran perbaikan dan kawasan tua yang lingkungannya jelek.

Kepada penjual maupun pembeli, agen properti dituntut untuk mengetahui semuanya karena dia harus bisa menjelaskan segala aspek tentang properti yang ia jualkan. Lain dari hal itu, dalam pasar properti tidak selamanya dalam keadaan baik. Ketika kondisi lesu, supaya penjual mau mempercayakan listing propertinya, disini broker harus bekerja lebih keras lagi.

sumber artikel: artikel.rumah123.com
 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *