Masih Ngontrak Mau Punya Rumah Sendiri? Tipsnya Ini!

Masih Ngontrak Mau Punya Rumah Sendiri? Tipsnya Ini! – Setelah menjadi pengantin baru atau pasangan yang baru menikah pilihan ingin hidup mandiri dan jauh dari orang tua merupakan salah satu pilihan dengan cara mengontrak rumah. Masalah utama pada anda merupakan masalah pada menabung karena dengan biaya pengeluaran yang lumayan besar untuk pembayaran kontrakan rumah. Dan menjadi ‘tantangan’ tersendiri bagi anda yang mempunyai perkara finansial ini.

Dapat menabung selama mengontrak rumah untuk kehidupan sehari-hari, sebenarnya anda bisa kok. Hanya perlu kecermatan saja untuk menjalankannya, simak ada beberapa trik berikut ini.

Pilihlah lokasi yang tepat

Dengan memilih lokasi kontrakan yang tepat sehingga anda tidak usah lagi menganggarkan dana untuk biaya ongkos transportasi dikeluarkan karena lokasinya yang dekat dengan tempat kerja. Nantinya anda bisa digunakan untuk dana tambahan menabung karena dana yang seharusnya untuk biaya ongkos transportasi bisa dialokasikan untuk menabung.

baca juga: Perbedaan Harga Cash Dan Kredit Menurut Hukum Islam

Tetapi, pertimbangkan juga sebelumnya tentang hal lain. Seperti kebutuhan fasilitas air bersih dan keamanan yang merupakan hal terpenting saat anda mengontrak rumah.

Jenis kontrakan yang tepat

Jika anda belum mempunyai anak, maka tidak usah memilih kontrakan yang lumayan besar. Utamakan yang terpenting adalah ada kamar mandi di dalamnya. Tidak perlu juga mencari yang ada semisal balkon, pemanas air, dan AC yang berfasilitas mewah lainnya. Anda bisa berhemat saat mengontrak tanpa fasilitas tersebut dengan estimasi Rp 1 juta sampai Rp 2 juta perbulannya.

Sebaiknya tidak usah memasang AC, jika memang kontrakan anda tidak terlalu panas bisa menggunakan penggantinya yaitu kipas angin. Agar tetap nyaman dan aman saat malam hari waktu ketika membuka jendela kamar, anda bisa memasang teralis dan kasa nyamuk di jendela.

Lingkungan yang bersih dan sirkulasi udara yang baik merupakan hal yang paling penting ketika mencari kontrakan.

Membuat Prioritas

Setiap bulan buatlah untuk prioritas dana. Sebagai dua prioritas utama setelah anda mendapatkan gaji gunakanlah untuk membayar sewa kontrakan dan menabung. Dengan menyesuaikan dengan tanggal gajian anda selalu mintalah kepada pemilik kontrakan supaya penagihan uang sewa kontrakan sesuai dengan kita. Sementara gunakanlah fasilitas autodebit dari bank guna untuk menabung.

baca juga: Bantu Milenial Punya Rumah Dengan Sistem Cicilan Ini

Mintalah sesuai tanggal gajian anda untuk menyesuaikan sistem autodebit. Dengan begitu setiap bulannya anda secara otomatis dapat konsisten menabung dengan besaran yang sama. Inget, selalu perhitungkan kebutuhan setiap bulannya sebelum disesuaikan dengan besarnya dana yang digunakan untuk ditabung.

Memasak Sendiri

Carilah kontrakan yang mempunyai dapur sendiri yang dapat di gunakan baik sendiri maupun keluarga kita. Dibandingkan membeli makanan jadi yang dapat mengeluarkan uang kita, akan lebih baiknya digunakan untuk makan sehari-hari dan memasak sendiri yang lebih higeinis serta ekonomis.

Dibandingkan dengan jajan dana memasak cenderung lebih murah. Tentu akan lebih murah Karena untuk 1 kali masak dapat dikonsumsi tiga kali sehari dibandingkan dengan jajan Rp 50.000 untuk satu kali makan saja.

Masaklah makanan-makanan yang jika membeli bahan-bahan mentahnya juga tidak terlalu membutuhkan pengeluaran dana yang banyak.  Penting juga nih, buat yang baru menikah atau keluarga baru untuk latihan memasak.

Selalu Monitor Pengeluaran

Setiap bulan buatlah rencana keungan. Tentukan juga setiap bulan bujet yang harus anda keluarkan. Memonitoring pengeluaran setiap bulan dengan cara menentukan bujet yang dapat memudahkan bagi anda.

Jika bujet yang sudah ditetapkan tetapi pengeluaran bulan ini lebih besar dari anggaran bujet, berarti di bulan depan anda harus memotong bujet pengeluaran. Kuncinya adalah cerdasa dalam menentukan prioritas dan tahan diri untuk terlalu konsumtif.

Nah, dengan begitu, anda dapat menabung uang dengan mempercepatnya agar bisa digunakan untuk uang muka (DP) rumah dan cicilannya.

sumber artikel: rumah.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *