Ketahui Tipe Manusia Seperti Apakah Anda

Pernahkah Anda merasa terperangkap dalam rutinitas? Bangun pagi-pagi, berangkat kerja, terjebak macet di jalan, duduk di depan komputer sampai waktu pulang kerja, kembali terjebak macet, dan terlalu lelah untuk melakukan hal lain selain duduk di depan TV begitu sampai lagi di rumah.

Terus-menerus, setiap hari.

Masihkah ada bagian dari diri Anda yang mendambakan hidup bebas, hidup untuk melakukan apa yang benar-benar Anda sukai? Menghabiskan waktu bersama orang-orang yang berarti?

Pernah dengar istilah anak muda: YOLO? You only live once. Kamu hanya hidup sekali.

Sayang sekali bila hidup yang cuma sekali ini dihabiskan dalam perasaan putus asa karena terjebak rutinitas. Bayangkan bila Anda terbangun di rumah impian (yang didapat dengan jalan penuh berkah), tidak perlu buru-buru berangkat kerja, menghabiskan waktu bersama anak istri tercinta, jalan-jalan keliling dunia.

Dan selama melakukan semua itu, pendapatan tidak berhenti mengalir masuk. Bisnis Anda terus berkembang dan sukses. Indah sekali bukan?

Sayangnya tidak semua orang bisa menikmati kehidupan dambaan seperti itu. Ada 4 tipe pola orang dalam menjalani hidupnya. Tipe yang manakah Anda?

Ketahui-Tipe-Manusia-Seperti-Apakah-Anda-1 Ketahui Tipe Manusia Seperti Apakah Anda

 

Tipe 1 : Punya waktu tapi tidak punya uang

Tipe pertama ini mengingatkan kita pada jaman kita di sekolah atau pada saat kuliah. Waktu berlimpah, tapi uang tidak ada.

Bisa jadi Anda kenal orang yang sudah dewasa pun masih begini saja kondisinya. Anda melihat dia sebagai orang yang selalu punya waktu luang. Atau bisa juga Anda termasuk tipe yang seperti ini?

Mereka memang tidak terjebak dalam rutinitas pekerjaan seperti yang diilustrasikan di atas. Tapi mereka juga tidak bisa menikmati hidup secara maksimal. Mau pergi-pergi menikmati hobi juga tidak bisa, kan tidak ada uang.

Biasanya mereka kerja seperlunya saja, serabutan saja. Golongan ini dipenuhi orang-orang yang tidak berpikir tentang masa depan mereka. Mereka hidup hanya untuk hari ini saja.

Tipe 2 : Punya uang tapi tidak punya waktu

Nah, golongan ini diisi oleh orang-orang yang setengah waktu hidupnya dipakai untuk mencari uang. Para workaholic (penggila kerja), masuk dalam tipe ini.

Tentu mereka bisa hidup berkecukupan, tapi miskin dalam waktu untuk keluarganya sendiri. Mereka punya alat untuk mendapatkan banyak hal yang mereka inginkan, tapi tidak punya cukup waktu untuk benar-benar menikmati yang mereka miliki.

Apakah Anda termasuk tipe ini?

Tipe 3 : Tidak punya waktu dan tidak punya uang

Semoga Anda tidak termasuk dalam tipe ini. Orang-orang tipe tidak punya waktu dan tidak punya uang adalah orang-orang yang sibuk bekerja, namun selalu hidup pas-pasan (bahkan selalu merasa kurang).

Banyak karyawan yang termasuk dalam tipe ini. Gaji yang didapat langsung segera lenyap karena dipakai untuk membayar kebutuhan dasar dan cicilan hutang. Gali lubang, tutup lubang adalah peribahasa yang tepat untuk tipe ini.

Lelah sekali menjadi orang yang termasuk dalam tipe ini. Bila Anda merasa lelah karena tidak punya waktu dan tidak punya uang, jangan lantas menjadi tertekan. Masih ada harapan hidup Anda berubah.

Tipe 4 : Punya waktu dan punya uang

Betapa beruntung bila Anda termasuk dalam golongan ini. Anda bisa membeli apa pun, pergi kemana pun, kapan pun. Punya waktu dan punya uang pastilah menjadi impian setiap orang.

Mereka memiliki apa yang disebut financial freedom atau kebebasan finansial dimana mereka sudah tidak perlu lagi memikirkan kebutuhan hidup dasar dan sudah bisa memikmati apa yang mereka punya. Besar pasak daripada tiang tidak berlaku bagi golongan ini. Yang ada malah sebaliknya. Tiang mereka jelas lebih besar daripada pasaknya.

Orang dalam tipe ini sudah mengerti berbagai cara untuk mencapai gaya hidup ideal. Mereka paham dan memiliki kendali penuh pada setiap investasi dan bisnis yang mereka lakukan. Hampir pasti orang-orang tipe ini punya berbagai passive income, sehingga waktu mereka berlimpah, begitu juga uangnya.

Apakah Anda ingin menjadi orang dengan tipe ini?

Ada caranya.

Kita harus berhenti bekerja untuk mendapatkan uang. Kita harus buat agar uang bekerja untuk kita. Ingin mengetahui bagaimana caranya agar Anda memiliki keduanya, waktu dan juga uang?

Salah satu caranya adalah dengan investasi properti yang bisa menghasilkan atau kini lebih dikenal dengan sebutan properti produktif. Bisa berupa kos-kosan, rumah kontrakan, atau kebun yang ditumbuhi tanaman produktif. Jika rasanya untuk investasi kos-kosan atau rumah kontrakan dirasa cukup besar, Anda bisa investasi di kebun produktif yang relatif terjangkau.

Anda bisa memilih unit-unit properti produktif di Sharia Land melalui link berikut ini.

Anda pun juga bisa investasi di properti yang bisa dihuni, namun tetap akan merasakan keuntungan passive income dari kebun produktif melalui program unggulan Sharia Land, yaitu : Hunian Islami Dengan Passive Income.

Silakan klik link berikut ini untuk pilihan unitnya : https://sharialand.co.id/project-kami/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *