Bisa Saja Kok, KPR Tanpa BI Checking? Begini Caranya

Bisa Saja Kok, KPR Tanpa BI Checking? Begini Caranya – Bisa saja kok untuk pengajuan KPR tanpa Bi checking. Bagi kamu yang terhambat masalah pengecekan Bank Indonesia begini caranya.

Saat ingin membeli rumah mulai dari mencari rumah ada banyak hal yang harus dilalui oleh mereka. Waktu proses mencari sudah mendapatkan, langkah setelahnya yaitu dengan mengumpulkan down payment (DP) atau uang muka.

Setelah bayar uang muka/DP, nah proses selanjutnya yaitu mulai mencicil rumah memakai skema KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Harus menggunakan mekanisme BI checking setiap orang supaya bisa mencicil rumah dengan skema KPR.

Dalam proses ini banyak yang gagal saat melaluinya. Dengan harapan jika salah satu bank dapat memberi persetujuan ketika orang mengajukan KPR ke beberapa bank.

Umunya, akan memberi persetujuan satu dua bank. Tetapi, apa yang akan terjadi jika ke beberapa bank kamu mengajukan. Akhirnya yang didapatkan hanya gagal tidak ada hasil. Semuanya ditolak dengan mengajukan KPR ke empat lima bank tersebut. Hmm, tentu saja bisa kok, banyak orang yang bertanya apa bisa jika KPR tanpa BI checking?

Kenali dulu BI Checking itu

Yang dimaksud dengan BI checking apa sih? Yang menggunakannya siapa saja ya? Untuk mengambil kredit apa kegunaannya. BI checking itu berarti laporan yang berisikan riwayat dari pinjaman seseorang nasabah yang dikeluarkan dari Bank Indonesia.

baca juga: Perbedaan KPR Syariah, KPR Bank Syariah, Dan KPR Konvensional

BI checking juga merupakan yang mencatat segala jenis pembayaran kredit (kolektibilitas) lancer maupun macet dalam Informasi Debitur Individual (IDI).

Jika menjadi anggota Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia biasanya laporan ini dapat di akses oleh semua bank serta juga lembaga keuangan non perbankan. Dalam BI checking ini juga ada SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) yang dapat menguraikan riwayat dari debitur.

Maka dengan hal itu bisa mengetahui catatan yang baik serta kredit nasabah yang buruk melalui bank dan lembaga keuangan non bank. Setiap orang membutuhkan syarat BI checking dalam proses mengajukan kredit ke bank.

Pengajuan ini meliputi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kartu Kredit (KK), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) ataupun Kredit Tanpa Agunan (KTA). Sering menjadi penentu dalam kelayakan calon debitur memang dari BI checking. Sudah menjadi hal yang wajar jika banyak yang terganjalnya.

Untuk kamu yang mempunyai KK, KKB, serta KTA, tentu bisa menjadi catatan jika kamu ada pembayaran yang telat.

Bagaimana caranya untuk membeli Rumah dengan KPR tanpa BI Checking itu?

Pastinya bagi konsumen tidak bisa beralih ke skema pembayaran lain jika ingin membeli rumah dengan sistem KPR. Tentu pasti susah dilakukan pembayaran tunai, sebagaimana juga pastinya memberatkan juga pembayaran tunai yang bertahap.

Tetapi, ada solusinya adalah dengan tanpa bank ketika membeli rumah dengan KPR. Dengn KPR tanpa bank bisa membeli rumah. Sekarang ini, banyak yang bermunculan komunitas developer syariah atau perusahaan pengembang yang berbasis syariah yang banyak menawarkan KPR tanpa bank.

Tanpa perlu melalui sistem proses BI checking lagi untuk konsumen. Langsung ke developer untuk pembayaran cicilan rumah dari konsumen. Sistem ini berbeda dengan KPR syariah yang menggunakan bank syariah maupun bank konvensional pada skema cicilannya tanpa bank sama sekali.

Skema ini juga tidak melibatkan pihak perbankan alias KPR tanpa bank serta tanpa BI checking. Karena debitur langsung mencicil ke developer, lantaran itu juga sering disebut KPR tanpa bank atau KPR tanpa BI checking.

baca juga: 5 Kerugian Jika Anda Mengambil KPR Konvensional

Jika melibatkan nasabah, bank, serta perusahaan pengembang, maka proses pengajuan KPR syariah sama halnya dengan proses KPR konvensional. Dalam hal ini tetap melalui proses BI checking saat mengajukan proses KPR syariah melalui baik bank syariah maupun bank konvensional.

Tanpa BI Checking Proses KPR

Hampir sama dengan KPR yang menggunakan bank, proses dalam pembelian rumah melalui KPR tanpa BI checking atau langsung bayar ke developer. Maka dari itu developer properti syariah supaya terhindar dari riba menawarkan perumahan kepada konsumen langsung tanpa melalui bank.

Hal ini agar supaya menghindari riba maka developer untuk memperoleh laba tidak menggunakan bunga. Dari proses biaya untuk membangun rumah perusahaan pengembang sudah menghitungnya terlebih dahulu.

Saat konsumen telah mempunyai uang muka (DP) serta juga sudah sanggup membayar cicilan, saat itu juga konsumen bisa mengajukan KPR tanpa bank. Dalam menjalankan skema KPR tanpa bank antara developer dan konsumen sama-sama saling mempunyai kepercayaan.

Dari kemampuan membayar konsumen dengan penghasilan untuk karyawan yang dilihat oleh developer. Ataupun calon konsumen yang mempunyai laporan keuangan bisnis serta memiliki usaha yang sudah jalan saat ini.

Kelebihan sistem pembelian secara KPR tanpa BI checking yaitu pada harga rumah yang umumnya relatif mahal, nah biasanya disini lebih murah harga rumahnya. Biasanya juga dapat diselesaikan secara kekeluargaan jika terjadi persengketaan antara perusahaan pengembang dengan debitur.

Perihal ini dilaksanakan jika selama beberapa waktu konsumen atau debitur mandek beberapa bulan dalam mencicil KPR. Tetapi untuk rumah yang mandek cicilannya dalam beberapa bulan dan sudah tidak sanggup untuk mencicilnya maka rumah tersebut nantinya akan dijual oleh pihak developer dengan harga rumah yang sekarang serta hasil penjualannya untuk melunasi rumah tersebut dan jika ada sisa nanti di kembalikan konsumen yang mandek tersebut.

sumber artikel: artikel.rumah123.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *