Tips Menabung Untuk Pasangan Guna Memiliki Rumah Sendiri

Sumber: liputan6.com

Tips Menabung Untuk Pasangan Guna Memiliki Rumah Sendiri – Ketika mulai hidup berumah tangga, tentunya ingin mempunyai rumah sendiri untuk keluarga. Bila Anda dan pasangan sama-sama memiliki pekerjaan, akan mempunyai joint income yang lebih besar daripada single income.

Banyak yang dapat dilakukan oleh pasangan baru dalam pengelolaan keuangan. Namun, masalah keuangan renta sekali terhadap perselisihan suami istri.

Baca juga: Wakaf tunai setiap pembelian kavling purwakarta

Lalu, bagaimana caranya untuk menabung dan membeli rumah untuk menghindari perselisihan? Dilansir dari Rumah123.com, berikut tips menabung yang dapat dilakukan oleh pasangan suami istri untuk membeli rumah.

1. Mempunya Rekening Pribadi Masing-masing Suami dan istri disarankan untuk mengelola penuh keuangan masing-masing dalam rekening pribadi. Setiap menerima gaji, suami dan istri harus mentransfer sejumlah uang ke rekening tabungan pribadi masing-masing.

Anda dan pasangan dapat dengan cepat mengumpulkan untuk uang muka atau down payment (DP). Namun ini berlaku jika kedua pasangan mempunyai perilaku hemat sejak sebelum menikah.

2. Menyisihkan Uang dan Memiliki Tabungan Bersama Pasangan suami istri disarankan mempunyai tabungan bersama dan menyisihkan uang masing-masing.

Rekening tersebut bisa dengan atas nama suami ataupun istri, sesuai kesepakatan suami dan istri. Untuk besar jumlah uang yang akan ditabung, dapat dirundingkan terlebih dahulu, misalnya dengan masing-masing menyisihkan Rp. 2 juta per-bulan, atau buat tabungan berdasarkan persantase gaji masing-masing, misalnya gaji suami Rp. 6 juta, maka uang yang ditabungkan sebesar 30% atau Rp. 1,8 juta. Lalu gaji istri Rp. 4 juta, dan menabung 25% dari gaji atau sebesar Rp. 1 juta.

Suami istri dapat menentukan besaran persentase tersebut.

3. Membuat Tabungan Bersama dan Menerima Jatah Bulanan Mirip dengan tips menabung sebelumnya, seluruh gaji dimasukkan ke satu rekening bersama.

Setiap menerima gaji, suami dan istri harus mentransfer semua pendapatan yang diterima ke dalam satu rekening, dan masing-masing dapat menerima jatah sesuai dengan kebutuhan. Seperti, suami mentransfer seluruh gajinya sebesar Rp. 5 juta, dan begitu juga dengan istri mentransfer seluruh gajinya sebesar Rp. 5 juta.

Baca juga: Perbedaan KPR Syariah, KPR Bank Syariah, dan KPR Konvensioanal

Karena bisa saja, suami hanya membutuhkan pengeluaran Rp. 1,5 juta, sementara istri membutuhkan pengeluaran sebanyak Rp. 2 juta. Tips menabung ini dapat dilakukan oleh orang yang masih kurang disiplin dalam menabung.

4. Mempunyai Tabungan Bersama dan Menghitung Pengeluaran Secara Terperinci Cara terakhir menabung untuk membeli rumah adalah dengan mempunyai tabungan besama dan tentunya menghitung pengeluaran secara mendetail.

Setelah suami dan istri membuat rekening bersama, dan mamasukkan seluruh penghasilan masing-masing. Selanjutnya, suami dan istri mencatat seluruh pengeluaran secara terperinci, masing-masing harus mengetahui semua pengeluaran tersebut.

Catat, uang yang sudah keluar seperti berapa total untuk kebutuhan sehari-hari, untuk biaya listrik, dan sebagainya.

Semua cara di atas dapat dilakukan oleh Anda dan pasangan untuk membeli rumah dengan cara menabung. Namun, semua kembali dengan pribadi masing-masing untuk memilih cara menabung yang tepat.

Sumber artikel: rumah123.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *