Teknik Menyegarkan Rumah Tanpa Dukungan Listrik

Sumber: homify.co.id

Teknik Menyegarkan Rumah Tanpa Dukungan Listrik – Kipas angin dan AC menjadi pilihan utama ketika cuaca sedang panas. Tetapi ada beragam solusi lain guna supaya menghemat energi yang ada di mulai dari menambah tanaman di pekarangan rumah maupun mengatur sirkulasi udara di ruangan.

Panas yang luar biasa biasanya dibawa saat musim kemarau tiba. Di dalam rumah sendiri pada siang hari ketika cuaca sedang terik-teriknya menambah hawa gerah. Ketika udara sedang panas-panasnya pasti bakal menyenangkan jika mempunyai kipas angin atau AC.

Udara yang segar langsung dapat anda nikmati dengan hanya menyambungkan arus listrik. Namun sudahkah anda bayangkan bagaimana situasi ketika peralatan listrik belum ada? Pasti untuk membuat keadaan rumahnya tetap segar, orang-orang selalu mencari cara alternatif yang lebih.

Anda dapat menerapkan alternatif itu guna memperkecil pembayaran tagihan listrik yang dikeluarkan oleh anda.

Baca juga: 10 Desain wallpaper dinding kamar yang dapat membuat bayangan luas pada ruangan

Tentunya memberi banyak dampak negatif dari pemakaian yang berlebihan pada peralatan pendingin udara. Mulai dari gangguan kesehatan, permasalahan lingkungan, bahkan tagihan listrik yang naik.

Maka dari itu sesekali anda perlu menerapkan teknik alternatif yang membuat rumah menjadi tetap segar tanpa bantuan listrik. Bahkah dari pemakaian peralatan listrik sebelumnya akhirnya anda dapat terbebas dari masalah tersebut.

Di bawah ini merupakan teknik-teknik solusi tanpa bantuan listrik guna membuat rumah menjadi lebih segar.

1. Menanam pohon

Sebaiknya ditanami dengan vegetasi hijau atau pohon, jika anda mempunyai pekarangan di depan maupun belakang rumah. Perihal itu bisa membantu rumah anda dalam memperoleh kesan alami di alam sekeliling yang menyegarkan.

Untuk lingkungan rumah anda dengan adanya pepohonan yang rindang di depan rumah atau belakang dapat menyediakan udara bersih dan menyerap panas.

2. Materi pemantul cahaya

Perlu anda ketahui ketika terpapar cahaya matahari ada beberapa warna gelap terindikasi menyerap panas seperti hitam. Kebalikannya untuk memantulkan panas dari sinar matahari, warna teranglah yang mempunyai potensi lebih tinggi.

Maka dari itu, gantilah dengan warna yang lebih cerah pada perabotan rumah ataupun cat dinding. Dengan warna itu bisa membuat rumah mempunyai keindahan tersendiri, selain juga dapat memantulkan panas secara baik.

3. Atur jendela rumah

Ventilasi ruangan yang bisa mempermudah aliran udara keluar dan masuk merupakan jendela. Membuka jendela ketika sedang panas-panasnya suhu di rumah adalah cara yang paling umum yang anda dapat melakukannya.

Udara panas yang ada didalamnya bakal keluar sedangkan udara dingin dari luar masuk ke dalam rumah. Aslinya jika anda mempunyai jendela yang dapat dibuka tutup sangat cocok untuk menerapkan konsep ini.

Lain dari itu, untuk memperlancar aliran udaranya, anda dapat mengubah tata letak jendela ke tempat yang terbuka.

4. Tanaman merambat

Untuk dijadikan naungan bisa dengan menambahkan tanaman merambat. Tanaman ini bakal mencegah dari cahaya matahari yang melindungi dinding bangunan.

Baca juga: Perbedaan KPR Syariah, KPR Bank Syariah, dan KPR Konvensional

Lain dari itu, melalui proses evapotranspirasi pada jenis tanaman ini bisa mengurangi sampai 50% fluktuasi suhu harian rata-rata. Namun perlu anda ketahui dalam memilih tanaman merambat agar lebih berhati-hati pada tanaman yang bakal di tanam, sebab pada dinding rumah anda dapat terjadi kerusakan yang disebabkan dari jenis tanaman ini.

5. Memasang tirai

Dengan memasang tirai di bagian ruangan yang selalu terkena sinar matahari merupakan cara lain yang bisa anda melakukannya. Perihal ini pada ruangan itu dapat mengurangi panas yang diterima.

Pada kaca jendela yang sering terkena cahaya matahari bisa juga anda memasang filter UV. Fungsi dari saringan ini yaitu jika kenaikan suhu ruanga secara berlebihan dapat terkurangi dampak panas tersebut sehingga suhu kembali menjadi stabil.  

6. Masak di luar rumah

Suhu panas di dalam ruangan makan atau dalam dapur terbukti bisa menjadi turun dengan memasak di luar ruangan. Pada waktu tertentu anda dapat menerapkannya secara spesifik, contohnya pada acara keluarga bakal memasak makanan dengan takaran dalam jumlah besar.

Untuk mencegah panas dari akibat memasak yang memenuhi ruangan dengan cara memindahkan peralatan masak keluar rumah.

Sumber artikel: rumah.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *