7 Antisipasi Sebelum Bencana Tanah Miring Longsor Datang

Sumber: dpupkp.bantulkab.go.id

7 Antisipasi Sebelum Bencana Tanah Miring Longsor Datang – Memang Indonesia rawan sekali terhadap bencana, kamu perlu mengantisipasi masalah itu, tetapi untuk menyiasati tanah miring longsor ada sejumlah solusinya. Dilansir dari data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional) melalui situs berita Okezone.com.

Indonesia sudah dilanda 2.402 bencana alam dalam kurun waktu 1 Januari sampai 31 Oktober 2020. Bisa dibayangkan jika dalam tiga bulan terakhir belum dihitung pasti bertambah sudah jumlah pada 2020.

Biasanya bencana ini mulai dari gunung meletus, banjir, gempa bumi, angin puting beliung, tanah longsor, abrasi, dan gelombang pasang, serta lain sebagainya.

Di posisi ketiga ini ada tanah longsor dengan jumlah kejadian bencana sebanyak 447, di bawah angin puting beliung dan banjir. Jangan sampai salah ya negara ini rawan longsor sebab kontur tanah yang labil dan bencana longsor sering terjadi di Indonesia.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada 18 November 2020, bencana tanah longsor ini menelan 4 korban jiwa. Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk menanggulangi tanah miring dan mengatasi tanah longsor.

Jika rumah kamu berada di lereng bukit atau kaki bukit ataupun gunung perihal ini dapat di siasati dengan mudah.

Teknik mengantisipasi tanah miring longsor

1. Membuat horizontal drain

Teknik membuat lubang drainase dalam tanah guna mengurangi tekanan air di dalam tanah merupakan Horizontal drain.

Baca juga: Ini teknik di rumah memonitor sumber energi

Cara ini mencegah tidak terjadinya tanah miring longsor yang bakal meningkatkan kestabilan tebing atau lereng yang memperlancar aliran air.

2. Membuat sengkedan atau terasering

Sudahkah lihat sawah yang tersusun dengan naik turun? Nah, keduanya bisa sama antara sengkedan ataupun terasering.

Metode konservasi dengan membuat teras guna mengurangi panjang lereng, maka bisa lebih besar peluang air terserap oleh tanah merupakan dari sengkedan atau terasering.

3. Membuat tembok beton

Salah satu cara untuk mencegah terjadinya tanah miring longsor yaitu membangun tembok beton yang menutupi lereng dan tebing.

Dapat menahan tanah tembok dari beton semen maupun beton, tetapi supaya air dapat keluar dari tanah serta tidak tertahan maka perlu harus dibuat semacam saluran air.

4. Tanam pohon di tebing maupun lereng

Dengan menanam pohon dengan akar tunggang yang besar, dapat menahan tanah dan air merupakan cara alami dalam mengatasi tanah miring longsor.

Biasanya memang dapat mengakibatkan tanah longsor, ketika terjadinya penggundulan hutan terutama pada area lereng maupun tebing.

5. Tebing tidak pangkas secara tegak lurus

Alangkah baiknya tidak memangkas secara tegak lurus pada tebing jika ingin membuat rumah, bangunan, maupun jalan dekat tebing.

Baca juga: 5 Alasan mengapa memiliki passive income itu penting untuk anda

Jika perihal ini dilaksanakan, bisa menyebabkan tidak mampu menyangga pada bagian bawah maupun atas tanah alhasil dapat terjadi longsor tanah miring. 

6. Memasukkan micropile

Teknik ini biasanya dipakai guna menstabilkan lereng di semua jenis batuan dan tanah. Supaya tidak terjadi tanah miring longsor tiang beton berdiameter kecil bisa dimasukkan ke dalam tanah, dan tiang ini bakal menahan tanah.

Untuk menyiasati tanah miring longsor ada banyak cara yang dapat dilakukan, walaupun di tanah menurun ada juga cara membuat desain rumah.

Memang berbeda dengan tanah yang datar ketika merancang bangunan atau rumah yang ada di kontur tanah miring.

7. Membuat soil nailing

Teknik untuk memperkuat tanah guna menjaga kestabilan galian tanah dengan cara memasukkan besi beton merupakan teknik soil nailing.

Tanah akan menjadi lebih stabil dengan besi beton yang dipasang mempunyai jarak yang dekat dengan massa tanah.

Nah, itulah beberapa ulasan tentang menyisiati sebelum bencana tanah miring longsor, untuk yang kebetulan huniannya berada di wilayah itu bisa mengaplikasikannya ulasan diatas. Semoga bermanfaat.

Sumber artikel: artikel.rumah123.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *