11 Alasan Rumah Mengapa Susah Dijual

11 Alasan Rumah Mengapa Susah Dijual – Tentunya tidak semudah menjual barang ketika akan menjual rumah karena pastinya sudah menjadi pembelian termahal untuk rumah yang dilakukan seseorang.

Bisa saja seseorang dapat membeli seharga Rp 1 miliar untuk mobil, tetapi pasti lebih mahal harganya untuk rumah yang dipunyainya. Alasan mengapa para calon pembeli memutuskan tidak jadi membeli rumah biasanya oleh berbagai macam faktor.

Sebagaimana sebaliknya. Untuk membeli sebuah properti ada beberapa hal yang membuat calon pembeli menarik dan yakin membelinya. Hal apa yang menjadikan sebuah rumah susah untuk dijual yang di kutip dari situs berita Business Insider yang mewancarai ke beberapa agen properti.

Biasanya jual beli hunian di luar negeri sering melibatkan broker, pertanyaan ini sering dikatakan kepada agen properti. Karena guna mengetahui mereka minat atau tidak tertarik untuk membeli rumah.

Selama bertahun-tahun dalam memasarkan serta menjual properti para agen ini sudah berpengalaman. Walaupun di luar negeri untuk melakukan riset ini, tetapi sedikitnya dapat menyampaikan gambaran faktor mengapa rumah sulit untuk dijual.

Tentunya dapat menjadi masukan atau insight mereka dalam mempertimbangkan ketika kamu menjual rumah.

Alasan Rumah Mengapa Susah Dijual

1. Kurang Diminati Lokasi

Ternyata tidak diminati lokasi yang dekat dengan asrama mahasiswa ataupun dekat bandara yang jelas pasti berisik dengan hal itu. Sebagaimana juga dengan lokasi rumah yang terlalu dekat dengan terminal maupun stasiun yang bising.

baca juga: Jangan Keliru 4 Tips Dalam Menentukan Ukuran Garasi Mobil Di Rumah

Kalau di Indonesia sendiri, bisa dapat berpotensi macet yaitu lokasi yang kurang diminati yaitu terlalu dekat dengan pasar serta sekolah. Walau dengan demikian, ada beberapa konsumen dengan lokasi yang kurang disukai tidak mempermasalahkannya selagi lebih murah untuk harga rumahnya.

2. Harga yang Terlalu Mahal

Membuat calon pembeli berpikir dengan harga hunian yang terlalu tinggi. Maka dari itu, sebelum putuskan memasang harga jual rumah, cari tahu terlebih dahulu harga pasaran rumah yang beredar.

Bisa saja kamu mencari informasi dengan bertanya-tanya kepada agen properti, konsultan properti, bahkan tetangga yang baru saja menjual rumah.

3. Ada Bau Menyengat

Orang enggan membeli jika ada bau yang kurang sedap. Bisa saja bau dari hewan peliharaan semisal kucing maupun rokok. Ketikan akan menjual rumah pastikan dahulu, telah merapikan serta membersihkan hunian supaya bau sedap tidak ada.

4. Cahaya Alami yang Kurang

Kurangnya pencahayaan alami yang dimiliki rumah karena tidak memiliki jendela sehingga membuat mengurungkan niat para calon pembeli. Jika rumah yang mau dibeli tidak memiliki akses sinar matahari maka bisa saja calon pembeli berpikir dua kali.

5. Peristiwa Menyeramkan yang Pernah Terjadi

Ketika suatu rumah ada orang bunuh diri maupun pernah jadi lokasi pembunuhan, pastinya untuk membelinya para pembeli ini berpikir panjang. Biasanya memakan waktu lama proses penjualannya, jika ada rumah yang terjadi peristiwa itu semua.

Seandainya rumah tersebut ada yang mau beli, tentunya akan meminta potongan harga calon pembeli.

6. Desain Rumah Jelek

Selain dari lokasi yang buruk, jika memiliki desain atap rumah kurang bagus, tidak dapat diubah tata letak, maupun jelek arsitekturnya dapat membuat susah untuk dijual rumahnya. Untuk memperbaiki kekurangan ini dengan melakukan renovasi ulang maka pembeli bakal berpikir dana yang akan dikeluarkan.

7. Masalah Lingkungan dan Jamur

Pasti menakutkan jika sebuah rumah mempunyai jamur maupun sejenisnya.  Dengan begitu masalah kesehatan lingkungan yang bisa terjadi serius sehingga akan berpikir untuk pembeli. Mengenai masalah kesehatan untuk penghuni rumah kelaknya pasti berpikir calon pembeli yang mempunyai keluarga.

8. Perawatan dan Struktur Buruk

Kalau struktur bangunan yang buruk dari rumah yang dimiliki maupun perawatan yang biasa saja, tentunya dapat membuat pembeli enggan membelinya.

Biasanya akan dihitung ulang oleh pembeli untuk biaya renovasi rumah terkecuali jika memang diturunkan harga jual rumah.

baca juga: 6 Tanda Untuk Membeli Rumah Kamu Belum Siap

9. Desain Interior yang Jadul

Tanpa harus melakukan renovasi ulang, ada pembeli yang akan langsung menghuni rumah yang dibeli. Namun, apa yang terjadi jika mempunyai desain interior kuno rumah yang akan dijual serta bagi pembeli tidak menarik lagi.

Jika memang desain rumah yang lama dan mempunyai karakter, tentu saja ada orang yang menyukai rumah tua.

10. Rumah Berantakan

Pastinya menarik perhatian pembeli jika rumah yang rapi dan teratur. Beda cerita kalau berantakan rumah yang akan dijual. Untuk merapikan dan membersihkan rumah yang berantakan tidak ingin pembeli menghabiskan waktu lama.

11. Tidak Kooperatif dari Penjual

Kamu akan menjual rumah, namun pembeli tidak diizinkan untuk melihat rumah, pastinya membuat negoisasi menjadi terhambat kan? Ketika ada pembeli yang tertarik, kamu malahan menaikkan harga jual. Tentukan sejak awal harga jual yang pasti.

Untuk kamu yang akan menjual rumah, adakah salah satu aspek yang sudah dijelaskan di atas yang ada? Jika iya, kamu wajib memecahkan jalan keluarnya.

Ngomong-ngomong, aslinya tidak mempermasalahkan akan faktor tersebut untuk beberapa pembeli, tentunya dengan alasan diturunkan harga jual rumah.

sumber artikel: artikel.rumah123.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *